Kamis, 01 Agustus 2019

Apa Itu SOP dan Siapa yang Menyusun SOP?

- Tidak ada komentar

Apa itu SOP? SOP merupakan singkatan dari standar operasional prosedure. SOP menjadi salah satu instrumen penting dalam perusahaan. Pasalnya memang setiap organisasi, perusahaan, ataupun lembaga pasti memerlukan SOP untuk menyelesaikan setiap pekerjaan. Iya dengan adanya SOP diharapkan para pekerja dapat menyelesaikan tugas-tugasnya dengan efektif dan efisien. 

Standar operasional prosedur atau SOP sendiri merupakan sebuah dokumen yang di dalamnya memuat tentang tata cara pelaksanaan sebuah pekerjaan yang dijelaskan secara rinci. Dalam hal ini, SOP ditempatkan sebagai acuan atau pedoman dalam menyelesaikan sebuah pekerjaan. SOP juga dapat dijadikan sebagai petunjuk kerja bagi pekerja atau pegawai baru, sebab di dalam SOP telah ditulis dengan jelas tentang tupoksi dari setiap unit. Dengan adanya SOP diharapkan para pekerja dalam bekerja dengan standar yang telah ditetapkan oleh perusahaan. 

Pembuatan SOP pada umumnya dilaksanakan dengan tingkat ketelitian yang sangat tinggi, sebab akan berdampak fatal apabila terjadi kesalahan dalam pembuatan SOP. Lalu siapa saja sih yang terlibat dalam pembuatan SOP? Yuk simak ulasannya berikut.

Pembuatan SOP menjadi sangat penting karena SOP sendiri menjadi acuan dan pedoman kerja. Pembuatan SOP juga harus dengan ketelitian yang tinggi, karena apabila terjadi kesalahan pada pedomannya, tentu pelakasanaannya pun akan berantakan. Pembuatan SOP tentunya tidak dilakukan oleh orang yang sembarang. Pembuatan SOP juga harus melibatkan beberapa pekerja sehingga nantinya benar-benar sesuai dengan standar. 

Nah dalam pembuatan SOP, pada umumnya akan dibantu oleh kepala bagian perusahaan yang juga turut menentukan apa saja yang harus dibahas di dalam SOP. Standar operasional prosedur merupakan instrumen yang dilakukan oleh setiap elemen dan juga unit dalam sebuah perusahaan atau sebuah lembaga. Nah dengan demikian, maka dalam SOP sebaiknya melihat perbandingan dari berbagai sudut pandang sehingga SOP dapat disetujui oleh semua pihak dan dilaksanakan secara bersama.

Dalam pembuatan SOP setidaknya juga melibatkan perwakilan dari masing-masing unit untuk menyampaikan aspirasi maupun idenya. Dalam hal ini, biasanya pembuat SOP akan melakukan wawancara terhadap pekerja guna mengetahui aktivitas kerja dan juga bagaimana kinerja para pekerja dalam menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya. 

Jadi dalam hal ini pembuatan SOP harus melibatkan berbagai unit kerja untuk menyampaikan tentang apa dan bagaimana unit tersebut dalam bekerja. Sehingga nantinya SOP dapat disepakati oleh seluruh unit dalam pekerja dan dapat dilaksanakan secara menyeluruh. Pasalnya memang pelaksanaan SOP sendiri harus menyeluruh dari berbagai unit mulai dari pekerja level tertinggi hingga level terendah. Apabila ada satu bagian saja yang tidak melaksanakan sesuai dengan apa yang tertera dalam SOP, maka akan berdampak buruk bagi sebuah pekerjaan.

Iya tentunya jika ada salah satu elemen yang tidak melaksanakan tugasnya sesuai SOP, tentu akan berdampak buruk bagi sistem kerja. Karena SOP sendiri dibuat dengan berbagai pertimbangan dan dengan standar yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Sehingga apabila ada satu unit yang tidak melaksanakannya akan berdampak pada unit yang lainnya. 

SOP juga harus diteliti ulang dan diperbaharui. Dalam hal ini pembuat SOP dalam terbuka dengan masukan-masukan yang masuk. Kemudian masukan-masukan tersebut dipertimbangkan ulang serta dijadikan bahan untuk menyempurnakan SOP yang sebelumnya. Apa itu SOP juga penting untuk dijadikan sebagai bahan evaluasi yang mana nantinya dapat digunakan sebagai bahan untuk menciptakan prosedur yang lebih baik lagi di masa mendatang.